Selasa, 04 Juli 2023

 KOMPUTER DAN PEMERINTAHAN

1. E-government

        Pesatnya perkembangan teknologi internet sangat berpengaruh 
terhadap pola hidup masyarakat. Hadirnya teknologi internet semakin 
memudahkan masyarakat dalam berbagai macam aktifitas. 
Bidang pemerintahan dalam hal ini pemerintah sudah menggunakan 
teknologi untuk mempermudah masyarakat mengenal dan terutama 
pemanfaatan teknologi dibuat guna melayani masyarakat secara luas. Dengan 
menggunakan teknologi sebagai alat pengolahan data, pemerintah dapat 
mengolah data seperti data penduduk, kesehatan, tenaga kerja, dan 
sebagainya. Pemerintah menggunakan komputer untuk menangani masalah 
administrasi.
Berbagai usaha dilakukan pemerintah untuk memperbaiki sistem 
pelayanan diberbagai sektor. Pemerintah tidak ingin ketinggalan untuk 
memanfaatkan perkembangan komputer cukup signifikan. Pemanfaatan media 
komputer pada pemerintahan sangatlah mempengaruhi kinerja dalam 
pengolahan data-data.
E-government merupakan aplikasi yang diluncurkan pemerintah untuk 
melayani masyarakat secara online. Aplikasi ini memungkinkan pelayanan 
publik terjadi begitu intens karena bersifat online. Penyederhanaan birokrasi 
terjadi karena untuk menyampaikan ide, keluhan masyarakat tidak harus 
mengantri. Terjadinya komunikasi yang dilakukan pada warga dengan 
pemerintah ataupun sebaliknya, adanya peningkatan efisiensi pada suatu 
organisasi, tentunya dapat menghemat pembayaran pajak. Layanan public 
online merupakan salah satu hasil dari penerapan e-government. Masyarakat 
dengan mudahnya melaporkan suatu keluhan ataupun keresahan yang terjadi 
pada lingkungan.
Sejak tahun 1995 e-government sudah mulai diterapkan contohnya Bina 
Graha Net yang berada di Istana Negara, lalu muncullah website instalasi 
kepemerintahan. Inpres Nomor 3 Tahun 2003 adalah awal dari peningkatan 
perkembangan e-government. E-government meningkat secara signifikan tidak 
hanya pada pemerintahan pusat namun pemerintahan daerah saat ini sudah 
mulai menggunakannya. 
a. Definisi E-government
E-government dapat didefinisikan sebagai pelayanan pemerintahan 
yang menggunaan teknologi digital dengan tujuan untuk meningkatkan 
efektifitas dan efisiensi dalam penyampaian layanan. 
b. Manfaat E-government
1) Memberikan kualitas dalam bentuk pelayan kepada masyarakat.
2) Sebagai sarana keterbukaan ditubuh pemerintah sehingga bisa 
dijadikan sebagai faktor pengontrol kinerja pemerintah dimana akhirnya 
pemerintah tersebut dapat bekerja tanpa penyelewengan penggunaan 
fungsinya.
3) Menghemat biaya administrasi.
4) Pemerintahan dapat menjawab serta mencari solusi untuk berbagai 
permasalahan yang dihadapi.
c. Maksud serta tujuan dari peningkatan E-government
Tujuannya adalah untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada 
masyarakat luas terkait proses administrasi Negara atau keperluan lain-lain. 
Dalam rangka untuk meningkatkan kualitas pelayanan tersebut terdapat 
beberapa tujuan yang akan tercapai : 
1) Kebutuhan masyarakat akan informasi terpenuhi karena adanya 
penjaringan informasi kepada layanan publik yang berkualitas.
2) Peningkatan perekonomian tentunya harus adanya hubungan interaktif 
kepada seluruh pedagang ataupun di dalam dunia bisnis. 
3) Terdapat fasilitas yang mendukung untuk terjadinya dialog terbuka 
antara pemerintah dengan masyarakat.
4) Transaksi serta layanan antara lembaga pemerintahan yang 
transparansi.
2. Pemicu Utama E-government
Negara Indonesia terhitung terlambat dalam menerapkan dan 
mengembangkan bentuk pelayanan e-government ini dibandingkan dengan 
negara maju. Beberapa faktor penyebabnya antara lain :
a. Besarnya biaya yang harus dikeluarkan.
b. Sistem administrasi sedang dalam proses pengembangan.
Perkembangan aplikasi di negara maju sangat cepat. Cepatnya 
perkembangan aplikasi komputer tersebut sudah mulai menimbulkan masalah 
untuk negara-negara tersebut sehingga hal tersebut merupaka hal serius 
sehingga diperlukan perhatian khusus untuk menangani hal tersebut. Berbeda 
dengan Indonesia yang perkembangannya cukup pelan dan belum 
menimbulkan masalah yang butuh penanganan khusus.
Pemicu utama perkembangan e-government menurut sejarahnya ada 
tiga konsep, yaitu :
a. Era globalisasi yang berkembang dengan pesat banyaknya isu-isu yang 
muncul pada masyarakat diantaranya seperti perdagangan bebas bea 
cukai, hak asasi manusia, pasar terbuka dan masih banyak lagi lainnya dan 
itu merupakan hal yang harus sangat diperhatikan pemerintah pusat dimana 
pemerintah pusat harus benar-benar mengontrol setiap isu yang ada.
Pemerintah Tentunya harus mengambil reposisi dalam sebuah negara, dari
mulai yang internal dikepemerintahan maupun pada masyarakat dimana 
pemerintah harus benar-benar memperhatikan semua aspek pada 
masyarakat.
b. Akibat kemajuan pada teknologi tentunya sangat dengan mudah data dan 
informasi dapat diakses masyarakat di seluruh belahan dunia, hanya butuh 
beberapa detik untuk mengakses sebuat data atau informasi yang ada. 
Peranan pemerintah untuk mengatur bagaimana menyikapi dalam melayani 
masyarakat, dikarenakan secara tidak langsung masyarakat yang 
mengambil alih.
c. Peningkatan pada kualiats pola pikir atau kegiatan masyarakat dimana 
dunia industri memerlukan tenaga yang lebih mengerti teknologi terbaru dari 
mesinnya. Pada kinerja di sektor swasta percepatan kemajuan terbilang 
lebih lambat, sehingga masyarakat tahu adanya sebuah ketidak sejajaran 
pada sistem palayanan. Secara tidak langsung masyarakat menghimbau 
kepada pemerintah bagaimana caranya agar dapat meningkatkan 
kinerjanya.
Ketiga aspek tersebut merupakan tekanan yang dilakukan oleh
masyarakat pada pemerintah agar dapat memperbaiki kinerjanya yang lebih 
signifikan, dengan adanya teknologi.
3. Strategi Pengembangan E-government
    Strategi pada e-government dikerjakan dalam 6 strategi, diantaranya : 
a. Sistem pelayanan yang dapat dijangkau oleh masyarakat luas dan dapat 
    dipercaya.
b. Pengembangkan industri telekomunikasi dan teknologi informasi, harus 
    mengikut sertakan dunia usaha.
c. Sistem manajemen pada proses kerja pemerintah dan pemerintah daerah 
    otonom secara holistik.
d. Dalam pengembangan industri telekomunikasi dan informasi, dunia usaha 
    harus memanfaatkan teknologi.
e. Melaksanakan pengembangan secara sistematik melalui tahapan-tahapan 
    yang realistis dan terukur.
f. Pengembangan kapasitas SDM ditubuh pemerintah pusat dan daerah yang 
    disertai dengan meningkatnya e-literacy masyarakat.
    Beberapa contoh aplikasi yang menunjang administrasi pemerintah dan 
    sukses memberikan pelayanan maupun informasi yang berguna bagi 
    masyarakat, antara lain :
a. mCity
    Aplikasi mCity adalah sebuah aplikasi mengenai informasi suatu 
kota yang bisa diakses melalui smartphone. Wisatawan dapat mencari tahu 
tentang kota tujuan dengan bantuan aplikasi mCity. Singkatnya, aplikasi ini 
dapat diartikan sebagai penunjuk jalan serta pemberi informasi mengenai 
suatu kota. Informasi lengkap mengenai kota tersebut seperti info tentang 
kuliner, tempat wisata, hingga penginapan.
mesinnya. Pada kinerja di sektor swasta percepatan kemajuan terbilang 
lebih lambat, sehingga masyarakat tahu adanya sebuah ketidak sejajaran 
pada sistem palayanan. Secara tidak langsung masyarakat menghimbau 
kepada pemerintah bagaimana caranya agar dapat meningkatkan 
kinerjanya.
Ketiga aspek tersebut merupakan tekanan yang dilakukan oleh
masyarakat pada pemerintah agar dapat memperbaiki kinerjanya yang lebih 
signifikan, dengan adanya teknologi.
3. Strategi Pengembangan E-government
    Strategi pada e-government dikerjakan dalam 6 strategi, diantaranya : 
a. Sistem pelayanan yang dapat dijangkau oleh masyarakat luas dan dapat 
    dipercaya.
b. Pengembangkan industri telekomunikasi dan teknologi informasi, harus 
    mengikut sertakan dunia usaha.
c. Sistem manajemen pada proses kerja pemerintah dan pemerintah daerah 
    otonom secara holistik.
d. Dalam pengembangan industri telekomunikasi dan informasi, dunia usaha 
    harus memanfaatkan teknologi.
e. Melaksanakan pengembangan secara sistematik melalui tahapan-tahapan 
    yang realistis dan terukur.
f. Pengembangan kapasitas SDM ditubuh pemerintah pusat dan daerah yang 
    disertai dengan meningkatnya e-literacy masyarakat.
    Beberapa contoh aplikasi yang menunjang administrasi pemerintah dan 
    sukses memberikan pelayanan maupun informasi yang berguna bagi 
    masyarakat, antara lain :
a. mCity
    Aplikasi mCity adalah sebuah aplikasi mengenai informasi suatu 
kota yang bisa diakses melalui smartphone. Wisatawan dapat mencari tahu 
tentang kota tujuan dengan bantuan aplikasi mCity. Singkatnya, aplikasi ini 
dapat diartikan sebagai penunjuk jalan serta pemberi informasi mengenai 
suatu kota. Informasi lengkap mengenai kota tersebut seperti info tentang 
kuliner, tempat wisata, hingga penginapan.
b. Qlue
    Aplikasi yang digunakan oleh pemerintah di DKI Jakarta yang 
diluncurkan pada desember 2014. Aplikasi ini memudahkan masyarakat 
untuk menginformasikan kerusakan fasilitas, keluhan dan sebagainya. 
Selain itu masyarakat dapat mengupload foto jika ada masalah yang terjadi 
di suatu lingkungan masyarakat tersebut berada.
c. Lapor!
    Aplikasi Lapor! merupakan sarana untuk menyampaikan aspirasi 
serta pengaduan dari masyarakat yang berbasis media sosial. Proses 
penanganan keluhan pada aplikasi ini dapat dipantau dan diawasi oleh 
publik. Selain untuk menyampaikan laporan, aplikasi ini juga terdapat fitur 
dialog virtual antara pemerintah dan masyarakat.
d. Info BMKG
    Aplikasi ini dibuat dan digunakan oleh BMKG (Badan Meteorologi, 
Klimatologi, dan Geofisika). Pada aplikasi ini kita bisa melihat perkiraan 
cuaca, analisis iklim, dan informasi terjadinya gempa di seluruh kabupaten 
dan kota di Indonesia. Aplikasi ini juga akan memberikan notifikasi jika 
gempa yang terjadi berpotensi tsunami. Aplikasi inipun memuat press
release jika ada himbauan ataupun pernyataan resmi dari pihak BMKG.
e. BPOM Mobile
    Aplikasi ini dibuat dan digunakan oleh BPOM (Badan Pengawas 
Obat dan Makanan). Dalam keterangannya di Playstore, pada aplikasi ini 
masyarakat bisa mengecek suatu produk menggunakan Kode QPR 
ataupun Kode Batang. Dalam aplikasi ini masyarakat bisa juga 
menyampaikan aduan terhadap suatu produk kepada BPOM.
4. Tugas Humas Pemerintah
    Transparansi dalam memberikan informasi kepada masyarakat 
merupakan faktor yang dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap 
sebuah lembaga. Transparansi dalam menjalankan fungsi sebuah lembaga 
serta transparan dalam memberikan informasi kepada masyarakat sangat 
penting karena masyarakat berhak untuk mengetahui suatu kebenaran. 
Sebagai jembatan informasi antara suatu lembaga dengan masyarakat maupun 
antara lembaga, posisi humas suatu lebaga di pemerintahan sangatlah penting. 
Beberapa tugas penting humas suatu lembaga menurut yang dikutip oleh 
Amalia (2012):
a. Menurut Ardianto, E. (2011:239) menjelaskan bahwa kebijakan publik dan 
pelayanan publik merupakan kegiatan utama pemerintah. Untuk 
memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, pemerintah harus memiliki 
birokrasi yang sederhana.
b. Menurut Cutlip.C dan Broom (2007:468) praktisi humas pemerintah 
memiliki tugas utama yakni memberikan informasi. Harus diingatkan juga 
bahwa dalam sistem politik harus mampu memberi jarak (membatasi) peran 
khusus.
Joice J Gordon mengartikan humas seharusnya berperan khusus yang 
berfungsi untuk menjaga dan mempertahankan hubungan yang baik antara 
pemerintah dengan masyarakat. Berikut tugas humas yang dijelaskan Gordon:
a. Memberikan informasi yang jelas dan benar kepada konstituen tentang 
agenda kepemerintahan.
b. Memastikan bahwa adanya suatu kerjasama yang aktif di dalam sebuah 
program kepemerintahan dan adanya kewajiban untuk mematuhi kebijakan.
c. Memajukan dan mendorong masyarakat agar dapat mendukung kebijakan 
serta program pemerintah.
d. Dapat menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah.
5. Isu sosial dan masalah
    Berikut ini adalah beberapa isu sosial dan masalah yang muncul dari 
penerapan sistem eGovernment.
a. Semakin bebasnya dalam hal akses situs pemerintah, dapat menimbulkan 
cyber crime sehingga dapat merusak sistem komputer pada e-government. 
b. Semakin berkurangnya komunikasi atau interaksi sosial antara admin 
pemerintah dengan masyarakat. 
c. Kurangnya pengetahuan atara masyarakat satu dengan yang lainnya dalam 
penggunaan e-government, karena kurangnya sosialisasi yang dilakukan 
kepada masyarakat luas. 
d. Kurangnya pelayanan yang diberika, karena sistem manajemen atau proses 
kerja dalam hal kesiapan prosedur dan peraturan masih membatasi SDM. 
e. Belum kuatnya strategi mengenai anggaran yang digunakan untuk 
pengembangan situs e-government.
f. Sejumlah faktor seperti keamanan informasi, otentikasi, dan standarisasi
antar situs secara andal, aman, dan terpercaya kurang mendapat perhatian.
g. Kemampuan masyarakat untuk mengakses jaringan internet masih terdapat 
kesenjangan. Meskipun telah lama diatur dalam undang-undang untuk 
segera diterapkan di seluruh sendi pemerintahan, namun tidak semua 
daerah menerapkan sistem e-government. 

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © TUGAS RANGKUMAN KOMPUTER DAN MASYARAKAT - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -